UNDIP melalui salah satu skema penelitian  unggulan  terapan unggulan perguruan tinggi (PTUTP) tahun 2019, yang diketuai oleh Dr. Eng. Maryono telah berhasil merumuskan kerangka dasar Sistem Pengelolaan Sampah yang Timbul Akibat Bencana yang diperkenal dengan istilah PSTAB. Sebagai bagian dari proses hilirisasi, Dekan Sekolah Pascasarjana Dr. RB Sularso menyerahkan buku rumusan  penelitian kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK). Sementara Bapak Agus Setiawan mewakili LPPM UNDIP menyerahkan buku rumusan PSTAB kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penyerahan dilakukan dalam suatu workshop, sekaligus pembahasan isi buku untuk perumusan kegiatan teknis lanjut bersama KLHK dan BNPB. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Santika Premiere Jalan Pandanaran No.116-120. Semarang pada tanggal 25 Oktober 2019.

KLHK, Melalui Direktorat Pengelolaan Sampah yang diwakili oleh Kepala Sub Direktorat Sampah Spesifik dan Daur Ulang, bapak Ari Sugasri menyampaikan terimakasih kepada UNDIP yang telah memberikan bantuan buku rumusan kebijakan PSTAB.   BNPB, Melalui Direktorat Penanganan Darurat juga menyampaikan terimakasih yang mendalam atas buku rumusan tersebut. Mereka sepakat dan berharap untuk terus dapat bekerja bersama dalam meningkatkan mutu PSTAB di Indonesia dalam menghadapi berbagai bencana dan perubahan iklim di masa mendatang.

Ketua Peneliti, Dr. Eng Maryono dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, sekaligus Ketua Program Magister Ilmu Lingkungan UNDIP menyampaikan bahwa, buku rumusan PSTAB tersebut diharapkan dapat menjadi peta dasar bagi pengembangan ketahanan dalam pengeloalan sampah yang timbul akibat bencana. Dr. Eng. Maryono menyampaikan, ada tiga hal pokok rekomendasi rumusan PSTAB untuk negara berkembang di kawasaan Asia Pasifik seperti Indonesia yaitu berkaitan dengan desain infrastruktur teknis, desain infrastruktur kelembagaan dan desain infrastruktur pembiayaan. Pembahasan buku rumusan PSTAB tersebut dihadiri pula oleh perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang melalui Bapak Shintaro Higasi dari NTT-Data Consutant Inc. Bapak Shintaro dalam sambutannya memberikan apresiasi yang mendalam atas buku rumusan tersebut. Disampaikan bahwa ini pertama di Asia Pasifik, sejak Kementerian Lingkungan Hidup Jepang memberikan pendampingan perumusan PSTAB di negara-negara Kawasan Asia Pasifik. Bapak Shintaro menyampaikan bahwa beliau mengikut sedari awal proses penyusunan buku tersebut, dimulai dari perumusan masalah pada forum pertemuan ahli pengelolaan sampah pada forum SWAPI di Tokyo Jepang, Januari 2019,  diskusi pada forum internasional konference 3 RINCs di Bangkok, Februari 2019. Lebih jauh disampaikan bahwa melalui buku tersebut, UNDIP dan Indonesia dapat berperan lebih aktif menjadi bagian terdepan dalam pengembangan panduan PSTAB di negara negara kawasan